Harapan Bangsa Choir Raih Gold Diploma

Harapan Bangsa Choir (HBC) meraih posisi bergengsi sebagai peringkat 2 Festival Paduan Suara Paskah 2016 yang diselenggarakan oleh Bandung Choral Society. HBC mendapatkan peringkat Gold Diploma, yang merupakan peringkat tertinggi dalam kompetisi paduan suara, di kategori Mixed Choir.

Membawakan lagu Ride The Chariot dan Face The Cross, diringi permainan piano dari Yosephine Riana (mahasiswa ITHB angkatan 2013), serta lantunan flute dari Marcellina (siswa SMU Trinitas), 25 orang mahasiswa ITHB tampil prima di GKI Taman Cibunut pada Jumat, 1 April 2016. Anak asuhan pelatih Stefanus Fransiskus Lonto (alumni ITHB 2012) ini tampil mengenakan setelan hitam-hitam dihiasi dengan aksen scarf ungu, yang mewakili nuansa tema Paskah yang diusung oleh kompetisi nasional tersebut.

Juri internasional dalam festival ini adalah Tommyanto Kandisaputra (Ketua Bandung Choral Society), Alejandro D. Consolacion II, M. Mus. LRSM, dipABRSM (pembicara dan Clinician Filipina), dan Susanna Saw (pembicara dan Clinician dari Malaysia).

Menurut Ketua HBC, Gladies Sengka, mereka sama sekali tidak menyangka bisa mendapatkan predikat Gold, “Target kami meraih Silver. Puji Tuhan, kita mendapat lebih dari yang diharapkan,” ujar mahasiswi Sistem Informasi 2013 ini.

Sebuah prestasi tak mungkin dicapai tanpa mencurahkan keringat dan waktu.  Tantangan datang silih berganti, misalnya: mengatur waktu latihan 3 kali seminggu, sakitnya conductor, sampai kesulitan mencari pemain flute. Namun pertolongan Tuhan datang tepat waktu, Marcellina sebagai pemain flute berbakat bergabung di H-2. Bahkan di saat tampil di GKI Taman Cibunut, suara petir cukup mengganggu penampilan HBC. Namun HBC tetap menunjukkan kualitas vokal yang prima dan konsisten dalam memadukan irama dan nada yang harmonis.

“HBC mengucapkan terima kasih untuk ITHB yang sudah memberikan dukungan, sehingga kami bisa mencapai hasil yang melebihi ekspektasi kami,” ungkap Gladies.

Tidak hanya kerja keras, tapi juga doa, menjadi tumpuan tim Kampus Harapan Bangsa ini untuk memuliakan Tuhan melalui talenta mereka.

.